Senin, 11 Maret 2019

Resensi Kitab Subulus Salam Syarh Bulughul Maraam


RESENSI KITAB
Subulus Salam Syarh Bulughul Maroom
Oleh : Hanifah
Nama Kitab     : Subulu As-Salaam Syarh Bulughul Maroom.
Penulis             : Muhammad bin Ismail bin Sholah bin Muhammad al-Husni al-Kahlani
                          As-Shon’ani.
Nama popoler : Imam as-Shon’ani.
Penerbit           : Maktabah al-Ma’arif Linnasyri wa at-Tauzii’.
Tahun Terbit    : 1427 hijriyah- 2006 masehi.
Jilid                 : 1 (634 hal.)

            Kitab Subulu as-Salam adalah kitab syarh hadits dari kitab Bulughul Maroom karya Ibnu Hajar al-‘Asqolani. Kitab ini ditulis oleh seorang seorang imam yang bernama Muhammad bin Ismail bin Sholah bin Muhammad al-Husni al-Kahlani as-Shon’ani (1182 H).

Biografi Penulis Kitab Subulu as-Salaam
            Nama beliau adalah Muhammad bin Isma’il bin Sholah al-Amir al-Kahlani as-Shon’ani. Ia dilahirkan pada tahun 1059 H di daerah yang bernama Kahlan, dan kemudian ia pindah bersama ayahnya ke kota Shan’a ibukota Yaman. Ia menimba ilmu dari ulama yang ada di kota Shan’a yang kemudian beliau melakukan rihlah ilmiyah ke kota Mekkah dan membaca hadits dihadapan para ulama besar yang ada di Mekkah dan Madinah. Ia menguasai berbagai disiplin ilmu sehingga ia mengalahkan teman-teman seangkatannya. Ia menampakkan kesungguhannya, berhenti ketika ada dalil, jauh dari taklid dan tidak memperdulikan pendapat-pendapat yang tidak ada dalilnya. Ia mendapat ujian dan cobaan yang menimpa semua orang yang mengajak kepada kebenaran dan menda’wahkannya secara terang-terangan pada masa-masa penuh fitnah dari orang yang sezaman dengan beliau, Allah subhanahu ta’ala telah menjaga beliau dari makar mereka dan melindungi beliau dari kejelekan mereka.
            Khalifah al-Manshur yang merupakan penguasa Yaman mempercayakan kepada beliau untuk memberikan khuthbah di Masjid Jami’ Shan’a. Ia terus-menerus menyebarkan ilmu dengan mengajar, memberi fatwa, serta mengarang. Ia tidak pernah takut terhadap celaan manusia ketika ia berada dalam kebenaran dan ia tidak mempedulikan ujian dalam menjalankan kebenaran, sebagaimana telah menimpa orang-orang yang mengikhlaskan agama mereka untuk Allah, ia lebih mendahulukan keridhoan Allah diatas keridhoan manusia.
            Sangat banyak orang-orang yang menimba ilmu dari beliau, mulai dari orang-orang khusus maupun masyarakat umum, mereka membaca dihadapan beliau berbagai kitab-kitab hadits dan mengamalkan ijtihad-ijtihad beliau serta menampakkannya kepada orang lain.
            Beliau wafat pada hari ketiga bulan Sya’ban tahun 1882 H ketika umur beliau 123 tahun. Semoga Allah merahmati beliau. Beliau adalah orang yang produktif menulis kitab, diantara karya-karya beliau :
¨      Subulu as-Salam
¨      Taudhih al-Afkar
¨      Min Hatul Ghafar
¨      Syarhu at-Tanfih fii Ulum al-Hadits
Beliau juga memiliki tulisan-tulisan lain, yang ditulis secara terpisah. Jika dikumpulkan akan menjadi berjilid-jilid.
            Kitab Subulus Salaam atau lengkapnya Subulus Salaam Syarh Bulughul Maram min Jam’i Adillatil Ahkam adalah kitab fiqih yang disusun oleh Imam As-Shon’ani  yang merupakan kitab penjelasan dari sebuah kitab tematik yang khusus menghimpun hadits-hadits bertemakan Fiqih Islam karya Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani. Lebih tepatnya kitab Subulus Salam ini merupakan kitab ringkasan dari kitab al-Badru at-Tamam yang juga merupakan salah satu kitab Syarh Bulughul Maram yang disusun oleh Qadhi Husain bin Muhammad al-Maghribi.
            Selain dikenal sebagai kitab syarh Bulughul Maram yang  paling populer, kitab ini juga merupakan salah satu kitab fiqih lintas madzhab.Hal ini dikarenakan Imam as-Shan’ani tidak mengkuti madzhab fiqih tertentu secara ekslusif, ia juga menghindari dari sikap ‘ashobiyah atau fanatik, sehingga kitab tidak memihak dengan satu madzhab.
            Adapun ciri-ciri kitab Subulus Salam adalah kitab hadits tematik yang khusus menghimpun hadits-hadits bertemakan fiqih islam, memulai judul bahasan dengan sebutan kitab, setiap kitab (judul bahasan) menjelaskan makna bab tersebut tetapi terkadang tidak dijelaskan. Bentuk pensyarahan pada kitab Bulughul Maram ini adalah: Menjelaskan segala aspek dalam kitab tersebut. Dimulai dengan menjelaskan judul kitab dan bab, kemudian dijelaskan perawi. Setelah selesai menjelaskan perawi, penulis berpindah menjelaskan matan hadits. Matan hadits yang beliau jelaskan sangat rinci sekali. Karena beliau menjelaskan secara lengkap dengan penggalan-penggalan kalimat yang menarik, sehingga kitab subulus salam terbagi menjadi 4 jilid.
            Sebagai salah satu kitab yang cukup inovatif yang bercorak tematis, kitab Bulughul Maram banyak mendapat apresiasi dari para ulama. Diantara ulama yang mensyarh kitab tersebut adalah :
1.      Al-Badr at-Tamam, karya qadhi Husain al-Maghribi
2.      Subulus Salam, karya imam as-Shan’ani
3.      Ibanatul Ahkam, karya syeikh Abu Abdullah bin Abdus Salam Allusy
4.      Tuhfatul Ayyam fii Fawaid Bulughil Maram, karya syeikh Samy bin Abdullah
5.      Minhatul ‘Allam, karya syeikh Shalih Fauzan
6.      Syarh Bulughul Maram, karya syeikh ‘Attiyah Muhammad Salim
Kitab Subulu as-Salaam menjelaskan semua hadits yang ada di dalamnya dengan jelas, serta mendetailkan biografi imam-imam hadits yang meriwayatkannya. Dengan menjelaskan biografi setiap imam hadits akan memudahkan pembaca untuk mengenal imam-imam hadits tersebut.
Diantara imam-imam hadits yang meriwayatkan di dalamnya adalah imam Ahmad, imam Bukhori, imam Muslim, imam Abi Dawud, imam at-Tirmidzi, imam an-Nasaii, dan Ibnu Majah.
            Pada jilid pertama terbagi menjadi dua pembahasan, diantaranya adalah kitab thoharoh dan kitab sholat. Disertai dengan rincian-rincian bab kecil dari setiap judul.
1.      Kitab Thoharoh
1)      Bab Miyah terdapat 13 hadits
2)      Bab Aniyah terdapat 8 hadits
3)      Bab Izalatun Najis terdapat 7 hadits
4)      Bab Wudhu’ terdapat 25 hadits
5)      Bab Mashul khuf  terdapat 9 hadits
6)      Bab Nawaqidhul Wudhu’ terdapat 17 hadits
7)      Bab Adab membuang hajat terdapat 21 hadits
8)      Bab Mandi Janabah terdapat 17 hadits
9)      Bab Tayamum terdapat 12 hadits
10)  Bab Haid terdapat 12 hadits
2.      Kitab Sholat
1)      Bab Mawaqith terdapat 25 hadits
2)      Bab Adzan terdapat 27 hadits
3)      Bab Syarat Sholat terdapat 22 hadits
4)      Bab Arah sholat terdapat 9 hadits
5)      Bab Khusyu’ dalam sholat terdapat 12 hadits
6)      Bab Masjid dan larangan menjadikan kuburan sebagai masjid terdapat 16 hadits
7)      Bab Sifat sholat terdapat 61 hadits
8)      Bab Sujud tilawah terdapat 19 hadits

Semoga Bermanfaat... 


           

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar